Jumat, 07 Oktober 2011

PENGGUNAAN INTERNET DALAM BIDANG PENDIDIKAN

PENGGUNAAN INTERNET DALAM BIDANG PENDIDIKAN
Internet berawal dari institusi pendidikan dan penelitian di Amerika Serikat. Penggunaan Internet untuk kepentingan bisnis baru dilakukan semenjak tahun 1995. Di luar negeri, Internet ini sering diasosiasikan dengan perguruan tinggi, sementara di Indonesia, Internet lebih diasosiasikan dengan bisnis (ISP, e-commerce) dan entertainment.
Banyak manfaat yang dapat kita peroleh dari penggunaan internet. Hampir sekolah – sekolah di Indonesia sudah banyak yang memanfaatkan internet untuk media pembelajaran dan untuk mendapatkan informasi yang lebih luas penjabarannya. Berikut adalah beberapa manfaat dari penggunaan internet dalam bidang pendidikan , antara lain :
·         Akses ke sumber informasi. Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan (di seluruh dunia) adalah akses kepada sumber informasi. Perpustakaan yang konvensional merupakan sumber informasi yang sayangnya tidak murah. Buku-buku dan journal harus dibeli dengan harga mahal. Pengelolaan yang baik juga tidak mudah. Sehingga akibatnya banyak tempat di berbagai lokasi di dunia (termasuk di dunia Barat) yang tidak memiliki perpustakaan yang lengkap. Adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak. Dengan kata lain, masalah akses semestinya bukan menjadi masalah lagi.
·         Akses ke pakar. Internet menghilangkan batas ruang dan waktu sehingga memungkinan seorang siswa berkomunikasi dengan pakar di tempat lain.
·         Media kerjasama. kerjasama antara pihak-pihak yang terlibat dalam bidang pendidikan dapat terjadi dengan lebih mudah, efisien, dan lebih murah.
Namun dibalik manfaat yang sudah didapatkan dari penggunaan internet dalam bidang
pendidikan, juga masih ada kendala – kendala yang harus dihadapi , antara lain :
·         Kurangnya penguasaan bahasa Inggris . Secara universal internet menggunakan bahasa Inggris, jadi jika seseorang kurang menguasai bahasa Inggris ia akan sulit menggunakan internet.
·         Akses Internet masih mahal. Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet masih mahal. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah di masa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama dari Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.
·         Akses Internet masih susah diperoleh. Beberapa daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses Internet.
·         Guru belum siap. Guru di Indonesia masih belum siap untuk menggunakan Internet sebagai bagian dari pengajarannya. Padahal guru merupakan salah satu pengguna yang dapat memanfaatkan Internet sebaik-baiknya.
Kesimpulan : Internet merupakan salah satu produk teknologi yang dapat membantu kita meningkatkan taraf hidup melalui pendidikan. Meskipun masih banyak tantangan, kita masih dapat memanfaatkan Internet sebesar mungkin, namun dibalik manfaat yang kita dapatkan masih banyak kendala – kendala yang harus di benahi juga.  
Source : budi.insan.co.id/articles/internet-pendidikan.doc

Minggu, 29 Mei 2011

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tenteram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku seseorang dalam situasi tertentu. Misalnya : berjalan mondar-mandir dalam ruangan, duduk termenung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung, malas bicara, dan lain-lain.

Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan.

Kegelisahan dalam diri manusia dapat timbul sewaktu – waktu tanpa atau dengan diharpkan kehadirannya. Banyak faktor yang yang mempengaruhi dan menimbulkan kegelisahan dalam diri manusia. Adanya rasa gelisah yang dirasakan dan dialami oleh manusia pada dasarnya disebabkan oleh manusianya itu sendiri karena semua manusia memiliki hati, perasaan dan pikiran.

Banyak sekali yang menyebabkan seseorang merasa gelisah, bisa disebabkan karena perasaan ga enak atau sering disebut “bad feeling”. Seseorang sering merasakan itu jika dia terpikirkan seorang yang ia sayang. Saya ambil contoh :
Ada dua pasangan kekasih anak muda yang sedang dilanda cinta. Namanya Ann dan Jackson. Ann sangat mencintai Jakson begitu pula dengan Jakson. Suatu hari, ketika Jakson sedang kuliah, Ann ingin sekali menghubungi Jakson. Tapi handphone Jakson tidak aktif. Dihubungi berkali-kali tidak nyambung. Muncullah rasa gelisah pada hati Ann. Ann hanya bisa menunggu kalau Jakson akan menghubunginya kelak. Sampai malam pun tiba, Jackson tidak menghubungi Ann sama sekali, akhirnya Ann mencoba menghubungi Jackson ke nomer Jackson yang lain. Ternyata aktif, dan Jackson menjawab pesan dari Ann.
Namun , diisi pesan Jackson, ia bilang kalau ia akan pergi sebentar karena ia ada masalah sama orangtuanya. Ann hanya bisa mengelus dada sebab Ann tidak tahu harus berbuat apa. Feeling Ann langsung berubah buruk, karena ia sama sekali tidak bisa menghubungi Jackson selama dua hari. Dia gelisah sekali, tidak nafsu makan, dan tidak mau berbuat apa-apa... kegelisahan yang ia rasakan itu ternyata benar , kalau sang kekasih jatuh sakit karena tidak makan dua hariii.... :’(

Dapat ditarik kesimpulan bahwa seseorang yang saling menyayangi dengan setulus hati pasti memiliki ikatan batin yang kuat. Ikatan batin antar orangtua terhadap anaknya pasti sangat kuat. Jika sang anak sakit, pasti orangtua sangat cemas sekali....... i love you mom and dad :*

Untuk mengatasi kegelisahan ini pertama-tama harus dari diri kita sendiri, harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.

Bentuk – bentuk kegelisahan dalam diri manusia dapat menjelma dalam suatu bentuk, seperti :

1. Keterasingan
Terasing, diasingkan atau sedang dalam keterasingan sudah ada sejak puluhan bahkan ribuan tahun lamanya. Dimana terasing pada dasarnya dapat didefinisikan sebagi bentuk kehilangan eksistensi diri yang disebabkan tidak adanya pengakuan tentang keberadaan kita “secara hakikat” atau dengan kata lain merasa tersisihkan dan termarjinalkan oleh diri sendiri dan orang lain dalam pergaulan atau mayarakat. Keterasingan disebabkan oleh dua faktor, yaitu:
1. Faktor intern, atau fakor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda dengan orang lain, rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan.
2. Faktor ekstern, yaitu faktor yang berasal dari luar diri. Faktor ini pun bias bersumber pad afaktor yang pertama.

2. Kesepian
Aplikasi dan perwujudan dari terasing adalah kesepian. Jika seseorang sudah merasa diasingkan maka orang tersebut akan mengalami kesepian dalam diri dan lingkunga sehingga merasa sepia tau kesepian. Jika hal ini terus dibiarkan maka orang tersebut akan kehilangan unsur dan karakter unik dalam dirinya senhingga dia pun sulit untuk mengenali dirinya.

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB SERTA PENGABDIAN

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB SERTA PENGABDIAN

Pengertian Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab dapat diartikan sebagai berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Setiap manusia memiliki tanggung jawabnya masing-masing. Misalnya seorang pelajar memiliki tanggung jawab untuk belajar dan mendapatkan nilai yang baik dan membanggakan, agar orangtua senang.
Seorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas seagala perbuatan dan akibatnya atas kepentingan pihak lain. Timbulnya rasa tanggung jawab itu karena manusia hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak boleh berbuat semaunya terhadap manusia lainnya dan juga terhadap lingkungan sekitar.
Apabila dikaji, tanggung jawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi, sebagai akibat perbuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian, pengorbanan pada pihak lain. Kewajiban beban itu ditujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau pihak lain.
Macam-macam tanggung jawab :
• Tanggung jawab terhadap diri sendiri
• Tanggung jawab terhadap keluarga
• Tanggung jawab terhadap masyarakat
• Tanggung jawab terhadap Tuhan
Pengabdian adalah perbuatan yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan,cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk memenuhi kebutuhannya, hal itu berarti mengabdi kepada keluarga, dan masih banyak lagi contoh-contoh pengabdian terhadap teman, masyarakat.
Pengertian Pengabdian Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Yang juga berarti perwujudan dari kesadaran akan kewajiban. Manusia apada hakikatnya adalah makhluk yang bertanggunng jawab. Disebut demikian karena manusia, selain merupakan makhluk individual dan makhluk social, juga merupakan makhluk Tuhan.
Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kita membaca atau mendengarkan khutbah agama. Dari kisah para tokoh agama atau nabi, manusia memperoleh tauladan, bagaimana semestinya wajib berkorban.
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan harus dengan ikhlas tanpa pamrih.
Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.

Rabu, 20 April 2011

manusia dan pandangan hidup

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Pandangan Hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua perbuatan, tingkah laku dan aturan serta undang-undang harus merupakan pancaran dari pandangan hidup yang telah dirumuskan.
Pandangan hidup sering disebut filsafat hidup. Filsafat berarti cinta akan kebenaran, sedangkan kebenaran dapat dicapai oleh siapa saja. Hal inilah yang mengakibatkan pandangan hidup itu perlu dimiliki oleh semua orang dan semua golongan.
Pandangan hidup tidak sama dengan cita-cita. Sekalipun demikian, pandangan hiup erat sekali kaitannya dengan cita-cita. Pandangan hidup merupakan bagian dari hidup manusia yang dapat mencerminkan cita-cita atau aspirasi seseorang dan sekelompok orang atau masyarakat.
Pandangan hidup yang sudah diterima oleh sekelompok orang biasanya digunakan sebagai pendukung suatu organisasi disebut ideology. Pandangan hidup dapat menjadi pegangan, bimbingan, tuntutan seseorang ataupun masyarakat dalam menempuh jalan hidupnya menuju tujuan akhir.
Kebaikan pada hakikatnya adalah perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama atau etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik dan makhluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik.
Akal dan budi sebagai milik manusia ternyata membawaciri tersendiri akan diri manusia itu. Sebab akal dan budi mengakibatkan manusia memiliki keunggulan dibandingkan dengan makhluk lainnya. Kesadaran akan kelemahan dirinya memaksa manusia mencari kekuatan diluar dirinya. Dengan kekuatan ini manusia berharap dapat terlindung dari ancaman-ancaman yang selalu mengintai dirinya, baik yang fisik maupun non fisik.
Dengan memiliki pandangan hidup, sebagai manusia juga butuh keyakinan. Keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuatan Tuhan. Kita seharusnya mempunyai langkah-langkah berpandangan hidup ini. Karena hanya dengan mempunyai langkah-langkah itulah kita dapat mempelakukan pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik.

manusia dan keadilan

MANUSIA DAN KEADILAN

Keadilan menurut Aristotels adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri, dan perasaanya dikendalikan oleh akal.
Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut antara hak dan kewajiban. Setiap orang berhak untuk mendapatkan keadilan yang seharusnya.
Banyak sekali kasus yang sering dialami rakyat kecil untuk mendapatkan keadilan. Mereka masih sulit mendapatkan kehidupan yang selayaknya dan semestinya. Mereka yang seharusnya dijaga dan dirawat oleh negara, masih banyak mereka yang disia-siakan. Mencari makan dengan mengeruk sampah, mencari uang di selokan, sungguh ironis melihat kenyataan yang ada.
Anak-anak yang seharusnya bersekolah dan menikmati indahnya hidup masa kanak-kanaknya, ia malah harus membantu kedua orangtuanya untuk mencari sesuap nasi untuk bertahan hidup. Upaya apapun mereka tempuh, dari yang mengamen, mengemis, hingga banyak yang menjadi “orang jahat”.
Apa itu yang namanya adil ? Tidaaaakk.... Masih banyak yang harus dibenahi. Mereka perlu perhatian yang lebih dari negara.
Berbicara tentang keadilan, Anda tentu ingat akan dasar negara kita ialah Pancasila. Sila kelima Pancasila, berbunyi : "keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia."
Dalam dokumen lahirnya Pancasila diusulkan oleh Bung Karno adanya prinsip kesejahteraan sebagai salah satu dasar negara. Selanjutnya prinsip itu dijelaskan sebagai prinsip "tidak ada kemiskinan di dalam Indonesia merdeka". Dan usul dari penjelasan itu nampak adanya pembauran pengertian kesejahteraan dan keadilan.

Selanjutnya untuk mewujudkan keadilan sosial itu, diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk, yakni :
1) perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan
kegotongroyongan.
2) Sikap adil terhadap sesarna, menjaaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta
menghonnati hak-hak orang lain.
3) sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan
4) sikap suka bekerja keras
5) sikap menghargai hasil karya orang lain yang bemanfaat untuk mencapai kemajuan dan
kesejahteraan bersama

Keadilan dan ketidakadilan tidak dapat dipisahkan dalarn kehidupan manusia karena dalam hidup manusia menghadapi keadilan / ketidakadilan setiap hari. Oleh sebab itu keadilan dan ketidakadilan, menimbulkan daya kreativitas manusia. Banyak hasil seni lahir dari imajinasi ketidakadilan, seperti drama, puisi, novel, musik dan kesenian yang lain.

Rabu, 23 Maret 2011

MANUSIA DAN CINTA KASIH

MANUSIA DAN CINTA KASIH

Cinta adalah rasa sangat suka atau rasa sayang atau rasa sangat tertarik (kepada). Sedangkan kasih adalah perasaan sayang atau cinta kasih dan menaruh belas kasihan terhadap (dia). Cinta sesama manusia dapat diwujudkan dengan sikap yang menunujukkan kalau kita mencintai dia.

Disini saya akan membahas, kasih sayang antara anak dan orangtua. Sebagai penulis disini, saya mengumpamakan diri saya sebagai seorang “anak”.
Sebagai contoh , saya ambil dari rasa cinta dan kasih dari orang tua untuk anaknya. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Mereka selalu berjuang demi memenuhi kebutuhan sang anak yang dibutuhkannya. Mereka rela untuk memberikan segala kemampuan dan apapun yang ia miliki bahkan nyawa nya pun akan di pertaruhkan untuk anaknya tercinta.

Namun, terkadang kita sebagai anak tidak menyadari pengorbanan orangtua yang telah mereka lakukan ke kita. Masih banyak anak yang melawan orangtua nya hingga orangtua nya sakit hati, namun mereka tidak akan membalas kejahatan anaknya. Orangtua selalu mendoakan anakny di malam maupun siang hari. Karena tanpa darinya , kita sebagai anak tidak akan pernah bisa mendapatkan apa yang kita inginkan.
Pengorbanan seorang ibu yang melahirkan anaknya, yang dikandungnya selama sembilan tahun sangatlah berat. Pertarungan yang ia lakukan adalah pertarungan nyawa. Sungguh mulia sekali hatinya. Dengan penuh kasih sayang, ibu mengandung kita dan merawat kita. Membesarkan kita dengan penuh kasih sayang, membimbing dan mengajari kita banyak hal yang positif.

Pengorbanan seorang ayah yang sangat besar. Mencari nafkah untuk membiayai hidup anak dan isterinya. Berangkat pagi, pulang sore. Apapun yang diminta sang anak, ayah pasti memikirkan dan akan memperjuangkan keinginan anaknya itu.
Sebagai anak, harus bisa mewujudkan cita-cita yang didambakan oleh orangtua. Menjadi anak yang sukses dunia dan akhirat. Kita sebagai anak tidak bisa membalas semua kebaikan dan kasih sayang orangtua, karena kasih sayang mereka sangatlah besar sekali. Kita hanya bisa mendoakan , supaya kedua orangtua kita selalu sehat dan di panjangkan umur oleh Allah SWT.

MANUSIA DAN KEINDAHAN

MANUSIA DAN KEINDAHAN

Keindahan adalah susunlah kualitas atau pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal kulitas yang paling disebut adalah kesatuan (unity) keselarasan (harmony) kesetangkupan (symmetry) keseimbangan (balance) dan pertentangan (contrast). Manusia setiap waktu memperindah diri, pakaian, rumah, kendaraan dan sebagainya agar segalanya tampak mempesona dan menyenangkan bagi yang melihatnya. Semua ini menunjukkan betapa manusia sangat gandrung dan mencintai keindahan. Seolah-olah keindahan termasuk konsumsi vital bagi indera manusia.

Tampaknya kerelaan orang mengeluarkan dana yang relatif banyak untuk keindahan dan menguras tenaga serta harta untuk menikmatinya, seperti bertamasya ke tempat yang jauh bahkan berbahaya, hal ini semakin mengesankan betapa besar fungsi dan arti keindahan bagi seseorang. Agaknya semakin tinggi pengetahuan, kian besar perhatian dan minat untuk menghargai keindahan dan juga semakin selektif untuk menilai dan apa yang harus dikeluarkan untuk menghargainya, dan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi orang yang dapat menghayati keindahan.

Ternyata untuk menjawab ”apakah keindahan itu” banyak sekali jawabannya. Karena itu dalam estetika modern orang lebih suka berbicara tentang seni dan dari pengalaman estetik, karena ini bukan pengalaman abstrak melainkan gejala konkret yang dapat ditelaah dengan pengamatan secara real dan penguraian yang sistematik.